TIGA MACAM RASA (RAHSA) YANG ADA PADA DIRI MANUSIA
- Mamik Jatmiko

- Jan 2, 2021
- 3 min read
TIGA MACAM RASA (RAHSA) YANG ADA PADA DIRI MANUSIA
Oleh: Mbah Mamik Jatmiko
Sesepuh Pencerah Warga Balitara
Email: mamjat59@gmail.com
Manusia merupakan makhluk paling sempurna dan unik di kehidupan dunia. Dalam tubuh manusia ada yang dinamakan rahsa atau rasa. Agar tidak salah dalam pemahaman sehingga kita bisa meletakkan rahsa atau rasa tersebut dengan benar pada bab masing-masing bagiannya sebagai berikut:
Pertama, Rahsa Pangrahsa (Rasa Pangrasa), yakni rahsa atau rasa yang masih berhubungan dengan jasad. Rahsa ini belum sempurna karena belum netral, kosong/suwung. Misalnya, pangrahsa dingin dan panas, pangrahsa pedas, manis, asin, kecut, pangrahsa senang atau susah.
Kedua, Rahsa Rumangsa (Rasa Rumangsa), yakni rahsa atau rasa yang masih terkait atau tercampur dengan hawa nafsu dan keinginan, Rahsa ini juga belum sempurna. Misalnya, rumangsa pinter (merasa pandai), rumangsa sugih (merasa kaya), rumangsa apik lan alim (merasa baik dan alim), rumangsa paling taat beribadah (merasa paling taat beribadah).
Ketiga, Rahsaning Rasa (Rahsa Sejati atau Rasa Sejati), yakni rahsa atau rasa yg sudah sempurna (netral kosong & suwung). Yaitu rahsa yang tidak terpengaruh lagi oleh situasi dan kondisi apapun baik kondisi yang di dalam maupun di luar diri kita. Misalnya: (1) Punya uang atau tidak punya uang rasanya tetap sama biasa-biasa saja [walau syareatnya tetap berjalan berusaha]; (2) Hujan atau panas rahsanya juga sama saja tidak mengeluh dengan situasi dan kondisi cuaca alam yang ada karena telah menjadi ketetapan Allah SWT; (3) Sehat atau sakit rahsanya juga sama, tidak mengeluh ketika sedang ditetapkan menderita sakit [walau syareatnya tetap berusaha mencari kesembuhan].
Orang yang mencapai tingkatan ketiga, dia senantiasa sabar ikhlas dan ridha dengan semua ketetapan Allah SWT, apapun itu. Sadar bahwa apapun yg terjadi di dunia ini sudah berjalan pada jalur sesuai dengan takdir-Nya. Dalam rukun iman ke-6, iman kepada qadha-qadar takdir-Nya, takdir baik maupun buruk (menurut nafsunya) dan mengerucut pada iman tauhid.
Orang-orang yang sudah mencapai pada maqom atau tahapan ini (ketiga) ciri-ciri yang bisa dilihat biasanya adalah sebagai berikut; (1) Lebih banyak diam dari pada bicara; (2) Kalaupun berbicara selalu menampakkan keceriaan di mata khalayak umum; (3) Tidak mudah marah atau tidak mudah tersulut emosinya; (4) Tidak mudah panglingan [lupa], kagetan [terkejut] dan gumunan [heran].
Karena rahsa atau rasa yang ada di hatinya itu sudah netral (kosong/suwung), sudah menyatu dengan Dzat atau Dzat hidup-Nya. Inti dari semua kejadian apapun yang ada di luar dirinya, sudah tidak mempengaruhi rusaknya hati nurani. Bagi orang yang sudah berada pada maqom atau tahapan ini:
“Dunia ini adalah panggung sandiwara, tipu daya, dan hanya Allah saja yang sesungguhnya ada di dalam hatinya”
Sampai di manakah rahsa kita?. Jawabnya tentu ada pada diri kita masing-masing.Semoga bermanfaat. Amin Ya Rabbal Alamin. []
----------------------------------------
Dikeluarkan oleh BALITARA
Visi Balitara
Menjadi lembaga sosial yang unggul dan profesional di bidang kemanusiaan, kesenian dan, kebudayaan, pendidikan, kewirausahaan, kepariwisataan dan keagamaan untuk membangun sumber daya manusia yang mandiri, kreatif, inovatif, berkarakter dan berintegritas tinggi.
Misi Balitara
1. Menyelenggarakan berbagai layanan sosial kemanusiaan untuk membantu masyarakat dalam berbagai macam bidang.
2. Mengorganisir, mengelola dan bekerjasama dengan berbagai pihak yang terkait kesenian dan kebudayaan.
3. Menyelenggarakan dan mengelola berbagai macam kegiatan pendidikan, pelatihan, dan keagamaan yang berkualitas.
4. Mewujudkan kesejahteraan kehidupan masyarakat melalui kewirausahaan di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan sumber ekonomi kreatif lainnya.
5. Menggali, mengelola, dan mengembangkan potensi-potensi pariwisata dalam tingkat lokal maupun nasional.
Alamat Balitara
Sanggar Patembayatan Balitara, Jl Masjid Baitul Makmur No. 9 Sekardangan RT. 03 RW. 09 Papungan Kanigoro Blitar Kode Pos 66171 Jawa Timur Indonesia. Kontak Person: Head of Public Relations BALITARA, Dhimas Ardiansyah 081232410001.



Comments